Scientific Abstract (Bilingual)
Abstrak (ID): Dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG) memiliki prevalensi tinggi terhadap gangguan muskuloskeletal kerja (*Work-Related Musculoskeletal Disorders* / WMSD), khususnya pada area leher (tulang servikal), bahu, dan punggung bawah akibat postur statis berkepanjangan saat melakukan perawatan saluran akar mikroskopik. Dental Operating Microscope (DOM) modern yang dikonfigurasi secara ergonomis—menggunakan *inclinable binocular tube* dan *extender*—memungkinkan klinisi mempertahankan postur tulang belakang netral tegak lurus (*neutral upright posture*). Penataan kursi operator saddle chair dengan sudut panggul terbuka (110°–120°) secara signifikan menurunkan tekanan intradiskal lumbal.
Abstract (EN): Conservative dentistry and endodontic specialists exhibit high susceptibility to Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Optimizing operating microscope binocular angulation alongside saddle seating maintains neutral musculoskeletal alignment, markedly reducing chronic cervical strain and lumbar disc compression.
Prinsip Postur Netral Penggunaan Mikroskop
- Kepala dan Leher: Kemiringan kepala tidak boleh melebihi 15° ke depan. Sesuaikan sudut tabung binokuler agar mata sejajar lurus dengan lensa okuler tanpa membungkukkan leher.
- Lengan dan Siku: Siku ditekuk 90° rileks di dekat tubuh dengan dukungan sandaran tangan (*armrests*) untuk mengurangi beban statis otot trapezius.
- Panggul dan Kaki: Duduk dengan posisi paha menurun membentuk sudut 110°–120° pada saddle chair, menjaga kurvatur lordosis alami tulang belakang lumbal. Telapak kaki menapak rata di lantai.
Referensi Ilmiah (References)
- Valachi, B., & Valachi, K. (2003). Mechanisms leading to musculoskeletal disorders in dentistry. Journal of the American Dental Association, 134(10), 1344-1350.
- Gupta, S. (2011). Ergonomic microscopic and microsurgical endodontics: a review. Journal of Endodontics, 37(6), 800-805.